LAPORAN PENYALURAN TAHUN 2016
A. PENYALURAN DAN PENDAYAGUNAAN ZAKAT

Penyaluran dan Pendayagunaan Zakat pada Baitul Mal Kabupaten Aceh Jaya diperuntukan untuk asnaf-asnaf yang sudah ditentukan berdasarkan ketentuan Syariat Islam. Para asnaf akan mendapatkan hak dengan persentase tertentu sesuai dengan pertimbangan berdasarkan banyaknya dan kebutuhan masing-masing senif.
Berdasarkan hasil Rapat Pengurus Badan Pelaksana Baitul Mal Kabupaten Aceh Jaya dengan Dewan Pembina ditetapkan bahwa pendistribusian dan pendayagunaan Dana Zakat yang terkumpul pada Tahun 2015 yaitu Sebesar Rp. 1.761.542.801.- (Satu Milyar Tujuh Ratus Enam Puluh Satu Juta Lima Ratus Empat Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Satu Rupiah), dibagi kedalam 8 (delapan) asnaf yaitu sebagai berikut :

img py1.jpg

1. Senif Fakir Rp. 563.693.696,- diberikan dalam bentuk biaya konsumtif kepada 626 orang mustahiq, masing - masing mustahiq mendapat Rp. 900.000,-    sedangkan Rp. 293.696,- dialihkan ke senif muallaf, dengan rincian sebagai            berikut :

img py2.jpg

2. Senif Miskin Rp. 493.231.984,- disalurkan kepada 704 Orang Mustahiq, masing–masing mendapat Rp. 700.000,- Sedangkan Rp 431.984,- dialihkan ke senif            muallaf dengan rincian sebagai berikut :

img py3.jpg

3. Senif Amil 9 % dari Rp. 1.761.542.801,- yaitu Rp.158.538.852,- digunakan        untuk operasional pengelolaan zakat. Dengan rincian sebagai berikut :
img py4.jpg

4. Senif Muallaf Rp. 70.461.712,- ditambah dari Senif Fakir Rp. 293.696,- dari Senif Miskin Rp. 431.984,- dari Senif Fisabilillah Rp. 461.712,- dan dari Senif Ibnu Sabil Rp. 308.560,- berjumlah Rp. 71.957.664,- merupakan bantuan Insidentil kepada muallaf, bantuan Dana Produktif dan Beasiswa bagi para Muallaf yang belajar di Sekolah/Pesantren.

5. Senif Gharim Rp. 52.846.284,- dana tersebut digunakan untuk orang Fakir/Miskin yang menanggung hutang dan musibah seperti rumahnya terbakar, hartanya terseret banjir, untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, atau mempunyai kebutuhan mendadak lainnya yang tidak sanggup diatasi.

6. Senif Fisabilillah Rp. 70.461.712,- disalurkan dalam bentuk Beasiswa Pelajar Aceh Jaya di Luar Negeri, masing – masing mendapat Rp. 7.000.000,- sedangkan Rp. 461.712,- dialihkan ke Senif Muallaf.

7. Senif Ibnu Sabil Rp. 352.308.560,- disalurkan dalam bentuk Beasiswa Santri yang belajar di Luar Kabupaten Aceh Jaya (Malem Dagang), sebanyak 352 orang santri masing-masing mendapat Rp. 1.000.000,- sedangkan Rp. 308.560 dialihkan ke Senif Muallaf.

B. PENYALURAN DAN PENDAYAGUNAAN INFAQ

Sesuai dengan Keputusan Rapat Dewan Pembina Baitul Mal Kabupaten Aceh Jaya bahwa dana Infaq disalurkan kepada yang berhak menerimanya baik dalam bentuk bantuan tunai/biaya konsumtif, bantuan produktif dan dalam bentuk barang atau fisik. Dana Infaq yang terkumpul pada Tahun 2015 adalah sebesar Rp 2.862.152.846,- (Dua Milyar Delapan Ratus Enam Puluh Dua Juta Seratus Lima Puluh Dua Ribu Delapan Ratus Empat Puluh Enam Rupiah). Dengan rincian sebagai berikut :

1. Kegiatan Pembangunan Fisik

    a. Pembangunan Rumah Dhuafa.
Pembangunan rumah layak huni kepada masyarakat miskin sudah menjadi program prioritas Baitul Mal Kabupaten Aceh Jaya. Sejak Tahun 2013 Baitul Mal Aceh Jaya telah membangun 17 unit rumah dhuafa dari sumber dana infaq. Tahun ini Baitul Mal sudah membangun 17 unit rumah layak huni yang tersebar disetiap kecamatan dalam Kabupaten Aceh Jaya dengan anggara per unit Rp 70.000.000,- (Tujuh Puluh Juta Rupiah) sehingga total dana yang dibutuhkan adalah Rp 1.190.000.000,- (satu milyar seratus sembilan puluh juta rupiah).

   b. Pembangunan Rumah Muallaf.
Pembangunan rumah untuk para Muallaf yang berdomisili di Aceh Jaya (khususnya yang sudah berkeluarga dan belum memiliki rumah layak huni) sudah dilaksanakan oleh Baitul Mal Aceh Jaya sejak Tahun 2015. Pada Tahun 2016 Baitul Mal mengalokasikan dana infak untuk pembangunan rumah Muallaf sebesar Rp 490.000.000,- (Empat ratus sembilan puluh juta rupiah) untuk 7 unit rumah. Hingga Tahun 2016 ini Baitul Mal Aceh Jaya telah membangun rumah untuk muallaf sebanyak 15 unit.

   c. Pembangunan Sarana Meunasah, Dayah dan Dayah Sulok.
Pembangunan Sarana Meunasah dilaksanakan di Meunasah Abu Tuha Gampong Dayah Baro dengan anggaran sebesar Rp 50. 000.000,- (Lima puluh juta rupiah) yang digunakan untuk renovasi dan pembangunan tempat wudhu. Pembangunan Sarana Dayah dilakukan di Dayah Darul Abrar Gampong Baro Kecamatan Setia Bakti yaitu pembangunan tempat wudhu dan kamar mandi asrama putri dengan anggaran Rp 70.000.000,- (Tujuh puluh juta rupiah). Sedangkan pembangunan sarana dayah sulok dipusatkan di Dayah Abon Seumira dengan anggaran Rp 65.000.000,- (Enam puluh lima juta rupiah).

   d. Bedah Rumah Fakir Udhur
Kegiatan Bedah Rumah Fakir Udhur dilakukan 1 unit di Kecamatan Panga dengan anggaran Rp 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) yang digunakan untuk bedah rumah serta bantuan peralatan-peralatan rumah tangga.

2. Kegiatan Pendidikan

    a. Beasiswa Santri Aceh Jaya yang sedang belajar di Luar Provinsi.
Bagi Santri/Pelajar pada Universitas Islam di luar Provinsi Aceh, Baitul Mal Aceh Jaya telah mengalokasikan beasiswa melalui pos dana infaq untuk 30 orang dengan masing-masing santri/pelajar mendapatkan sebesar Rp 5.000.000,- (lima juta rupiah) dengan total anggran Rp 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah) yang ditranfer langsung ke rekening yang bersangkutan.

    b. Beasiswa Santri Tahfizh Angkatan I
Sejak Tahun 2015 Baitul Mal Aceh Jaya telah membina kader-kader calon penghafal Al-Quran 1 orang dari setiap kecamatan dalam Kabupaten Aceh Jaya. Para santri tersebut ditempatkan pada Ma’had Tahfizh Ibnu Syarif Keude Krueng Sabee Kecamatan Krueng Sabee, setiap santri mendapatkan beasiswa bulanan serta biaya kebutuhan sekolah dengan total anggaran sebesar Rp 48.300.000,- (empat puluh delapan juta tiga ratus ribu rupiah) per tahun.

    c. Beasiswa Santri Tahfizh Angkatan II
Tahun 2016 ini Baitul Mal Aceh Jaya kembali membina santri calon hafizh Al-Quran dengan jumlah santri 9 orang. Sehingga dari Angkatan I dan Angkatan II jumlah santri tahfizh binaan Baitul Mal Aceh Jaya berjumlah 17 orang. Target yang ingin dicapai adalah diharapkan nanti disetiap masjid kecamatan terdapat imam-imam yang hafizh Al-Quran. Selain biaya bulanan dan biaya kebutuhan sekolah, para santri juga disediakan 1 (satu) unit sepeda untuk masing-masing santri. Total anggaran untuk Santri Tahfizh Angkatan II sebesar Rp 47.700.000,- (empat puluh tujuh juta tujuh ratus ribu rupiah) per tahun.

   d. Pelaksanaan Musabaqah Tahfizhul Quran
Musabaqah Tahfizhul Quran dilaksanakan pada Ma’had Tahfizh Ibnu Syarif Krueng Sabee dengan peserta khusus santri yang belajar di Ma’had tersebut. Tujuan utama adalah untuk evaluasi para santri binaan Baitul Mal Aceh Jaya sejauh mana keberhasilan program yang sudah berjalan lebih kurang 1 tahun. Anggaran yang disediakan sebesar Rp 11.700.000,- (sebelas juta tujuh ratus ribu rupiah). Setelah kegiatan tersebut menunjukkan bahwa para santri Ankatan I sudah dapat menghafal Al-Quran 5 hingga 6 juz.

3. Kegiatan Sosial

    a. Bantuan Konsumtif Untuk Fakir Udhur
Bantuan untuk fakir udhur bantuan yang diberikan kepada para masyarakat fakir/miskin atau cacat fisik dan sudah tidak dapat berusaha lagi serta dalam keadaan sakit yang menahun. Setiap orang mendapatkan bantuan sebesar Rp 1.000.000,- (Satu Juta Rupiah). Dengan total anggaran Rp 80.000.000,- (delapan puluh juta rupiah) per tahun.

    b. Insentif Tenaga Bakti

Para tenaga bakti yang bekerja sebagai amil di Baitul Mal Aceh Jaya sebanyak 5 orang dan diberikan insentif sebesar Rp 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) per bulan, dengan total anggaran Rp 18.000.000,- (delapan belas juta rupiah) per tahun.

    c. Sertifikasi Tanah Wakaf

Sertifikasi Tanah Wakaf adalah suatu hal yang sangat urgen di zaman yang modern ini. Banyak kasus terjadi dilapangan bahwa tanah wakaf menjadi sengketa dan digugat oleh ahli waris wakif. Hal ini harus segera diantisipasi terutama oleh pihak-pihak yang punya kewenangan tentang hal tersebut. Oleh karena itu, Baitul Mal Aceh Jaya telah melakukan beberapa hal mulai dari pendataan harta wakaf, pembinaan nazir, dan juga Sertifikasi Tanah Wakaf. Pada Tahun 2016 Baitul Mal telah melakukan kegiatan sertifikat tanah wakaf sebanyak 11 persil yang tersebar diseluruh Kabupaten Aceh Jaya dengan total anggaran Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

    d. Bantuan Kemaslahatan Ummat lainnya

Berbagai bentuk bantuan sudah dilakukan oleh Baitul Mal Aceh Jaya demi melayani dan membantu masyarakat yang sangat membutuhkan. Bantuan kemaslahatan ummat ini diperuntukkan untuk bantuan-bantuan yang tidak terduga dari masyarakat yang datang membawa permohonan yang mendesak dengan jumlah bantuan yang bervariasi sesuai dengan kebutuhan yang wajar. Untuk kegiatan ini Baitul Mal telah menyediakan anggaran sebesar Rp 58.352.846,- (Lima puluh delapan juta tiga ratus lima puluh dua ribu delapan ratus empat puluh enam rupiah) per tahun.

    4. Kegiatan Pemberdayaan Ekonomi

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Baitul Mal telah menyalurkan bantuan modal usaha ekonomi produktif. Modal usaha yang diberikan kepada masyarakat ekonomi kecil dengan sistem bergulir atau simpan pinjam, angsuran bulanan dan tanpa memungut bunga atau jasa sama sekali. Bantuan yang diberikan bervariasi sesuai jenis usaha yang sedang dijalankan dengan nominal maksimal Rp 5.000.000 (Lima Juta Rupiah) per orang dengan total anggaran Rp 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah) per tahun.

    5. Kegiatan Penguatan Kelembagaan

Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme amil serta menciptakan lembaga amil yang amanah, kredibel dan akuntabel. Beberapa hal yang sudah di lakukan antara lain yaitu :

     a. Peningkatan Peran dan Kapasitas Baitul Mal Gampong dan Baitul Mal                       Mukim  Percontohan.

     b. Koordinasi dan Konsultasi serta kegiatan lainnya Baitul Mal Aceh Jaya                     dengan  Baitul Mal Aceh atau lembaga lainnya.

     c. Pengadaan Fasilitas dan Sarana Kerja Badan Pelaksana Baitul Mal Aceh Jaya.
         Untuk kegiatan tersebut Baitul Mal menyediakan anggaran sebesar Rp 146.400.000,- (seratus empat puluh enam juta empat ratus ribu rupiah) per tahun.

   6. Kegiatan Sosialisasi dan Publikasi

Sosialisasi dan Publikasi merupakan kegiatan yang sangat penting dan akan terus ditingkatkan dengan berbagai cara dan metode dengan tujuan meyakinkan dan mengajak masyarakat wajib zakat untuk menyalurkan zakatnya melalui amil yang sah menurut hukum serta menunjukan hasil kerja amil kepada masyarakat dengan cara transparan dan akuntabel. Untuk kegiatan ini Baitul Mal menyediakan anggaran sebesar Rp 59.300.000,- (lima puluh sembilan juta tiga ratus ribu rupiah). Diantara metode sosialisasi dan publikasi yang telah dilakukan antara lain :
     a. Rehab Baliho Baitul Mal
     b. Publikasi Kegiatan Melalui Media Cetak
     c. Cetak Brosur-Brosur Kegiatan
     d. Cetak Laporan Kegiatan
     e. Cetak Spanduk
     f.  Pembuatan Umbul-Umbul,
     g. Sosialisasi kepada Instansi-Instansi Vertkal, BUMN/BUMD dan Perusahaan               Swasta lainya yang ada dalam Kabupaten Aceh Jaya. dan
     h. Metode Publikasi lainnya

   7. Kegiatan Pendataan dan Pendayagunaan

   a. Pendataan dan Verifikasi, sebelum penyaluran dilaksanakan dengan tujuan untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran, tepat guna dan tepat waktu.

    b. Pembinaan, berbagai pembinaan dilakukan terutama pembinaan Amil Zakat baik di tingkat Baitul Mal Kabupaten maupun di Baitul Mal Gampong demi terciptanya Amil yang Profesional, Amanah, Transparan dan Akuntabel.

   c. Penyaluran, setelah mendapatkan data yang akurat maka Baitul Mal akan melakukan penyaluran langsung kepada mustahiq.

    d. Pengawasan, setiap kegiatan akan dilakukan pengawasan dan evaluasi untuk mencapai suatu kegiatan yang benar-benar bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat (mustahiq).