ZAKAT DAN INFAQ UNTUK KESEJAHTERAAN UMMAT

“ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui” (Qs. At-Taubah : 103)

Salah satu pengertian zakat adalah tumbuh atau menumbuhkan, yaitu menumbuhkan dan mengembangkan martabat manusia. Batasan ini menegaskan keharusan zakat sebagai pemberdaya kaum lemah. Zakat harus menjadi kekuatan pendorong, perbaikan dan peningkatan keadaan penerimanya (mustahik). Secara umum zakat bertujuan untuk memberikan dampak pada kehidupan kemasyarakatan secara luas.

Baitul Mal Aceh Jaya selain mengelola zakat juga mengelola dan infaq. Berbeda dengan zakat yang digunakan khusus pada asnaf-asnaf tertentu, sedangkan dana infaq dapat didayagunakan lebih luas dan fleksibel sejauh masih dalam koridor yang tidak melenceng dari Syariat Islam. Dengan dana zakat dan infaq, berbagai program telah dicetuskan oleh Baitul Mal Aceh Jaya dalam rangka mensejahterakan masyarakat, antara lain :

1. Pembangunan Rumah Dhuafa.

2. Pembangunan Rumah Muallaf.

3. Pembangunan Sara Ibadah dan Dayah Sulok.

4. Bedah Rumah Fakir Udhur.

5. Bantuan Modal Usaha Ekonomi Produktif.

6. Bantuan Fakir Udhur.

7. Beasiswa Malem Dagang dan Santri Tahfizh.

8. Sertifikasi Tanah Wakaf.

9. Peningkatan Peran Baitul Mal Gampong.

10. Peningkatan Peran Baitul Mal Mukim, dan

11. Kegiatan Kemaslahatan Ummat Lainnya.